Senin, 29 Juli 2024

PhD-Doctoral

 Ph.D - Doctoral, Dr. Andy

Ibu, Alhamdulillah, aku - anakmu telah tamat mencapai pendidikan paling tertinggi. Sejak kecil hal yang tak mungkin bagi orang yang Fakir - lagi - Miskin adalah menyekolahkan anak sampai tinggi. Bagiku yang sudah terbiasa hidup susah dan diolok-olok oleh tetangga sebelah yang namanya Bu Tomi, yang selalu terngiang dibenakku. Sejak kelas 3 SD aku menyadari bahwa benar perkataan Bu Tomi, bahwa Bapak orang Miskin, yang makan aja susah, apalagi menyekolahkan anak yang dia kutuk ini, pastilah hal yang sangat tidak mungkin. Sementara untuk bisa masuk SD saja aku terlambat masuk karena 4 saudara ku yang lain membutuhkan biaya untuk masuk sekolah tinggi, SMA, dan SMP. Seolah tersadar bahwa aku tak mungkin punya harapan bisa sekolah tinggi, maka dengan tekad yang ada aku mulai berusaha mengais rejeki dan berusaha tidak menjadi bebanmu.

Sakit rasanya, setiap kali mendengarkan cemoohan tetangga, yang membuat aku minder, tetapi aku  tetap berusaha menegakkan kepalaku. Tersadar dari mimpi yang tak mungkin ku raih, aku berusaha mewujudkan mimpi itu menjadi jalan cita-citaku. Berbenah diri di usia dini akhirnya kelas 3 SD aku berusaha mati-matian mengejar prestasi agar dapat beasiswa dan bisa lanjut sekolah. Dari 3 hal ini aku percaya bahwa aku bisa mewujudkanya, yaitu beasiwa jalur prestasi, surat keterangan tidak mampu dan mencari keringanan dari sekolah. Mulai dari sana, akhirnya aku yakin bahwa cita-cita itu bisa diwujudkan.

Bekal yang selalu kau tanamkan padaku, Becik ketitik ala ketara, Mesio cilik tetep wae padha, Dadi wong cilik kudu waspada lan ati-ati, Le kowe lanang Jangkamu ki dawa, Urip ngirit - ngepas no kebutuhan, Sing sabar ngadepi Urip. Banyak hal yang terngiang di kepalaku termasuk harus berani menghadapi dan menggapai kesusksesan. Demi permintaan Ibu yang mengharapkan salah satu anaknya ada yang bisa sekolah tinggi dan termasuk untuk menghapus kutukan yang di-semat-kan Bapak sepertinya ini akan menjadi jalan yang panjang.

Aku doakan Ibu selalu diterima oleh الله SWT. dan ditepatkan di surgaNYA. Maafkan anakmu ini ya Bu kalau sudah sering menyusahkan Ibu, semoga Ilmu yang anakmu ini peroleh bisa bermanfaat dan menaikkan derajat, supaya keturunan berikutnya tidak perlu mengalami kondisi Fakir dan Miskin, menjadi Kaya yang kekayaannya menjadi berkah bagi keluarga dan orang-orang lainnya. Love You الله وراسل الله, Love You Bu, Love You Bunda Ala, and Love You my son's.